Alhamdulillah... setelah sekian lama (hampir 1 tahun) tidak bisa dibuka karena laptop admin bermasalah, tepat pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H bisa dikelola kembali. Terima kasih telah berkunjung ke halaman ini

Kamis, 27 Oktober 2011

Honorer Kategori I Bisa Gugur Karena Disanggah

JAKARTA - Honorer kategori satu yang sudah lolos verifikasi dan validasi sebagai CPNS, ternyata tetap berpeluang gugur jika ada laporan masyarakat dalam masa sanggah dua minggu. Di dalam masa sanggah itu, masyarakat bisa memasukkan laporan bila honorer yang memenuhi kriteria itu ternyata bekerja (diangkat) di atas 2005.

"Silakan masukan data valid bila dalam masa sanggah itu ada temuan kalau honorernya ada yang palsu (bekerja di atas 2005 atau di bawah 2005 tapi tidak sampai setahun)," kata Kasubag Humas Badan Kepegawaian Negara Petrus Sujendro yang ditemui di kantornya, Rabu (26/10).

Masa sanggah ini merupakan bagian dari desk audit. Dari 152 ribu lebih honorer kategori satu yang diusulkan daerah, hanya 67.385 memenuhi kriteria. Dijelaskan Petrus, BKN sudah mengantongi data tentang honorer saat verifikasi dan validasi data dilakukan.

Hanya saja, itu bukan jaminan bila data yang dikantongi BKN semuanya valid. Apalagi waktu validasi dan verifikasi cukup terbatas.
"Namanya kesalahan pasti ada. Apalagi kalau Pejabat Pembina Kepegawaian ikut memainkan data juga. Makanya, masukan masyarakat sangat dibutuhkan," ujarnya.

Lantas bagaimana mekanisme pengangkatan honorer kategori satu menjadi CPNS? Dijelaskan Petrus, setelah verifikasi dan validasi, tahapan selanjutnya adalah masa sanggah selama dua minggu. Bila tidak ada sanggahan, 67.385 honorer akan diusulkan BKN untuk kelengkapan berkas sesuai PP 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan CPNS. Jika semua syarat sudah lengkap, BKN akan menetapkan Nomor Induk Kepegawaian (NIP).

"Jadi kalau tidak ada sanggahan, BKN akan mengembalikannya ke daerah (BKD) untuk melengkapi berkas-berkas yang ada. Walaupun masa sanggah hanya dua pekan, bukan berarti masyarakat tidak bisa melaporkan lagi kalau ada kecurangan. Bila buktinya kuat, BKN tidak segan-segan membatalkan NIP yang sudah diterbitkan," bebernya.

Ditambahkannya 67.385 honorer kategori satu yang memenuhi ini didominasi guru, disusul tenaga medis dan administrasi. (Esy/jpnn)
Diunggah dari berita http://jpnn.com

0 komentar:

Posting Komentar

Jika tidak mempunyai account,
pada comment as silahkan pilih Anonymous
Mohon dengan bahasa yang sopan.
Terima Kasih.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls